📖 KAMUS IoT & TEKNOLOGI

Referensi lengkap istilah-istilah dalam dunia IoT, komunikasi P2P, kriptografi, dan teknologi web modern. Diurutkan alfabetis untuk kemudahan pencarian.

— A —

AES-256-GCM
Advanced Encryption Standard — 256 bit — Galois/Counter Mode
Algoritma enkripsi simetris yang sangat kuat dengan kunci 256 bit. Mode GCM menambahkan autentikasi pesan (AEAD) sehingga penerima bisa memverifikasi integritas data. Digunakan oleh Chat AIoT untuk mengenkripsi semua pesan chat.
Contoh: Pesan "Halo" dienkripsi menjadi string acak yang tidak bisa dibaca tanpa kunci yang benar.
API
Application Programming Interface
Antarmuka yang memungkinkan dua aplikasi berkomunikasi satu sama lain. Dalam konteks IoT, API digunakan untuk mengakses data sensor, mengontrol perangkat, atau berinteraksi dengan layanan cloud.
Contoh: Firebase API memungkinkan Chat AIoT menyimpan dan mengambil data dari Firestore.
Arduino
Platform elektronik open-source berbasis microcontroller yang mudah digunakan. Arduino IDE adalah lingkungan pengembangan yang juga digunakan untuk memprogram ESP32. Bahasa pemrograman Arduino berbasis C/C++ dengan library yang disederhanakan.
Contoh: Arduino Uno adalah board Arduino paling populer untuk proyek IoT pemula.
AIOT
Artificial Intelligence of Things
Kombinasi kecerdasan buatan (AI) dengan Internet of Things (IoT). AIoT memungkinkan perangkat IoT untuk membuat keputusan cerdas berdasarkan data yang dikumpulkan tanpa perlu intervensi manusia.

— B —

BLE
Bluetooth Low Energy
Versi Bluetooth yang dirancang untuk konsumsi daya sangat rendah. BLE sangat cocok untuk perangkat IoT yang beroperasi dengan baterai. ESP32 memiliki BLE bawaan yang bisa digunakan sebagai BLE peripheral atau central.
Contoh: Smartwatch menggunakan BLE untuk berkomunikasi dengan smartphone tanpa menguras baterai.
Broker
MQTT Broker
Server perantara dalam sistem MQTT yang menerima pesan dari publisher dan meneruskannya ke semua subscriber yang berlangganan topik tersebut. Chat AIoT menggunakan Mosquitto sebagai MQTT broker yang berjalan di VPS.
Contoh: sugenxos.cloud:8084 adalah alamat MQTT broker yang digunakan Chat AIoT.

— C —

Coturn
Implementasi open-source server TURN/STUN untuk WebRTC. Coturn memungkinkan koneksi WebRTC menembus NAT dan firewall yang ketat. Chat AIoT mengoperasikan server Coturn sendiri di sugenxos.cloud.
Crypto
Cryptography / Kriptografi
Ilmu dan seni mengamankan komunikasi dari pihak yang tidak berwenang. Kriptografi modern menggunakan algoritma matematika kompleks untuk enkripsi, dekripsi, dan autentikasi pesan. Chat AIoT menggunakan Web Crypto API bawaan browser.

— D —

DataChannel
WebRTC DataChannel
API WebRTC yang memungkinkan pengiriman data arbitrary (teks, biner) langsung antar browser secara peer-to-peer. Chat AIoT menggunakan DataChannel untuk mengirim pesan chat terenkripsi tanpa melalui server.
DHCP
Dynamic Host Configuration Protocol
Protokol jaringan yang secara otomatis memberikan alamat IP ke perangkat yang terhubung ke jaringan. ESP32 secara default menggunakan DHCP untuk mendapatkan alamat IP dari router WiFi.
DTLS
Datagram Transport Layer Security
Protokol keamanan untuk komunikasi berbasis UDP. WebRTC menggunakan DTLS untuk mengenkripsi semua komunikasi media dan data antara dua peer.

— E —

ECDH
Elliptic Curve Diffie-Hellman
Protokol pertukaran kunci kriptografi yang menggunakan matematika kurva eliptik. ECDH memungkinkan dua pihak membuat shared secret melalui saluran yang tidak aman tanpa perlu mengirim kunci secara langsung. Chat AIoT menggunakan ECDH P-256 untuk key exchange.
ECDSA
Elliptic Curve Digital Signature Algorithm
Algoritma tanda tangan digital berbasis kurva eliptik. ECDSA digunakan untuk memverifikasi bahwa pesan memang berasal dari pengirim yang diklaim dan tidak dimodifikasi. Chat AIoT menggunakan ECDSA untuk signing setiap pesan.
E2EE
End-to-End Encryption
Metode enkripsi di mana hanya pengirim dan penerima yang bisa membaca pesan. Tidak ada pihak ketiga, termasuk penyedia layanan, yang bisa mengakses konten. Chat AIoT mengimplementasikan E2EE menggunakan ECDH + AES-256-GCM.
ESP32
Microcontroller serbaguna buatan Espressif Systems dengan WiFi dan Bluetooth bawaan. ESP32 sangat populer untuk proyek IoT karena harganya terjangkau (sekitar 30-80 ribu rupiah), performa tinggi (dual-core 240MHz), dan ekosistem library yang kaya.
Contoh: ESP32-WROOM-32 adalah varian paling umum yang digunakan untuk smart home dan robotika.
ESP8266
Pendahulu ESP32 dengan WiFi bawaan namun tanpa Bluetooth. ESP8266 lebih murah dan lebih sederhana, cocok untuk proyek IoT yang hanya membutuhkan konektivitas WiFi dasar. Chat AIoT mendukung firmware untuk ESP8266.

— F —

Firestore
Cloud Firestore
Database NoSQL berbasis cloud dari Google Firebase. Chat AIoT menggunakan Firestore secara minimal untuk penyimpanan pesan offline sementara dan signaling WebRTC sebagai fallback saat MQTT tidak tersedia.
Firmware
Program yang tertanam di dalam microcontroller seperti ESP32. Firmware mengontrol semua fungsi hardware perangkat. Chat AIoT menyediakan template firmware siap pakai yang bisa di-flash langsung ke ESP32.

— G —

Gateway
IoT Gateway
Perangkat atau software yang menjembatani komunikasi antara perangkat IoT lokal dengan internet. Dalam Chat AIoT, smartphone bisa berfungsi sebagai BLE Gateway yang menghubungkan ESP32 BLE ke internet via MQTT.
GenkID
Identitas unik yang dibuat secara kriptografis untuk setiap pengguna Chat AIoT. Format GenkID adalah "GW-" diikuti 10 karakter hexadecimal (contoh: GW-887CD2DAB2). GenkID digunakan sebagai alamat untuk komunikasi P2P.

— I —

ICE
Interactive Connectivity Establishment
Framework yang digunakan WebRTC untuk menemukan cara terbaik menghubungkan dua peer. ICE mencoba berbagai metode koneksi: langsung (host), via STUN (srflx), atau via TURN (relay).
IndexedDB
Database yang tersimpan di browser untuk menyimpan data secara lokal. Chat AIoT menggunakan IndexedDB untuk menyimpan kontak, riwayat pesan, dan data perangkat IoT sehingga bisa diakses tanpa koneksi internet.
IoT
Internet of Things
Konsep menghubungkan perangkat fisik sehari-hari ke internet sehingga bisa dimonitor dan dikontrol dari jarak jauh. IoT mencakup berbagai perangkat: sensor, aktuator, kamera, robot, peralatan rumah tangga, dan lainnya.
Contoh: Lampu pintar yang bisa dinyalakan via smartphone adalah contoh perangkat IoT sederhana.

— J —

JSON
JavaScript Object Notation
Format pertukaran data yang ringan dan mudah dibaca manusia. JSON banyak digunakan dalam IoT untuk mengirim data sensor dan perintah kontrol via MQTT. ESP32 bisa menggunakan library ArduinoJson untuk parsing JSON.
Contoh: {"suhu": 28.5, "kelembaban": 65, "status": "normal"}

— L —

Latency
Latensi
Waktu yang dibutuhkan data untuk berpindah dari sumber ke tujuan. Dalam IoT dan komunikasi real-time, latensi rendah sangat penting untuk responsivitas sistem. MQTT memiliki latensi lebih rendah dibandingkan HTTP untuk komunikasi IoT.
LWT
Last Will Testament
Fitur MQTT di mana client mendefinisikan pesan yang akan dikirim broker secara otomatis jika client terputus tanpa pemberitahuan. Berguna untuk mendeteksi perangkat IoT yang tiba-tiba offline.

— M —

Mosquitto
Eclipse Mosquitto
Implementasi broker MQTT open-source yang ringan dan handal. Mosquitto mendukung MQTT versi 3.1, 3.1.1, dan 5.0. Chat AIoT menggunakan Mosquitto sebagai MQTT broker utama yang berjalan di VPS Ubuntu.
MQTT
Message Queuing Telemetry Transport
Protokol messaging publish-subscribe yang ringan, dirancang untuk perangkat dengan keterbatasan sumber daya dan koneksi jaringan yang tidak stabil. MQTT adalah standar de-facto untuk komunikasi IoT. Chat AIoT menggunakan MQTT over WebSocket Secure (WSS) port 8084.

— N —

NAT
Network Address Translation
Teknik yang digunakan router untuk memungkinkan banyak perangkat berbagi satu alamat IP publik. NAT menjadi tantangan untuk koneksi P2P karena perangkat di balik NAT tidak bisa langsung dihubungi dari internet. STUN dan TURN membantu mengatasi masalah ini.
Nginx
Web server dan reverse proxy open-source berkinerja tinggi. Chat AIoT menggunakan Nginx sebagai web server untuk melayani file HTML, CSS, dan JavaScript di sugenxos.cloud.

— P —

P2P
Peer-to-Peer
Arsitektur jaringan di mana setiap node bisa berkomunikasi langsung dengan node lain tanpa server perantara. Chat AIoT menggunakan WebRTC untuk komunikasi P2P langsung antar perangkat.
PWA
Progressive Web App
Aplikasi web yang menggunakan teknologi modern untuk memberikan pengalaman seperti aplikasi native. PWA bisa diinstall di homescreen, bekerja offline, dan menerima push notification. Chat AIoT adalah PWA yang bisa diinstall di Android, iOS, dan desktop.
PTT
Push-to-Talk
Metode komunikasi suara di mana pengguna harus menekan tombol untuk berbicara, mirip walkie-talkie. Chat AIoT memiliki fitur PTT yang menggunakan Web Audio API untuk merekam suara dan WebRTC/MQTT untuk transmisi real-time.

— Q —

QoS
Quality of Service
Level jaminan pengiriman pesan dalam MQTT. QoS 0: fire and forget (tidak ada jaminan). QoS 1: at least once (dijamin terkirim minimal sekali). QoS 2: exactly once (dijamin terkirim tepat sekali). Chat AIoT menggunakan QoS 0 untuk PTT audio dan QoS 1 untuk perintah penting.

— R —

Relay
TURN Relay
Mode koneksi WebRTC di mana semua data diteruskan melalui server TURN karena koneksi langsung tidak memungkinkan. Relay digunakan sebagai fallback terakhir saat host dan srflx tidak berhasil.

— S —

SDP
Session Description Protocol
Format yang digunakan WebRTC untuk mendeskripsikan kemampuan multimedia sebuah sesi. SDP berisi informasi tentang codec, format media, alamat IP, dan port yang digunakan. Pertukaran SDP (offer/answer) adalah langkah pertama dalam pembentukan koneksi WebRTC.
Service Worker
Script JavaScript yang berjalan di background browser terpisah dari halaman web. Service Worker memungkinkan PWA untuk bekerja offline dengan meng-cache aset, menangani push notification, dan melakukan background sync.
SRTP
Secure Real-time Transport Protocol
Protokol yang menyediakan enkripsi, autentikasi, dan integritas untuk data audio dan video real-time. WebRTC menggunakan SRTP untuk mengamankan semua komunikasi media.
SSL/TLS
Secure Sockets Layer / Transport Layer Security
Protokol kriptografi yang menyediakan keamanan komunikasi melalui jaringan komputer. HTTPS menggunakan TLS untuk mengenkripsi traffic web. Chat AIoT menggunakan Let's Encrypt SSL untuk mengamankan semua komunikasi di sugenxos.cloud.
STUN
Session Traversal Utilities for NAT
Protokol yang membantu perangkat di balik NAT menemukan alamat IP publik mereka. WebRTC menggunakan server STUN untuk mendapatkan informasi ini sebelum mencoba koneksi P2P langsung.

— T —

Topic
MQTT Topic
Saluran komunikasi dalam sistem MQTT yang digunakan untuk routing pesan. Topic berbentuk string dengan hierarki yang dipisahkan slash (contoh: "home/ruangtamu/lampu"). Publisher dan subscriber menggunakan topic yang sama untuk berkomunikasi.
TURN
Traversal Using Relays around NAT
Protokol yang menyediakan server relay untuk komunikasi WebRTC ketika koneksi langsung tidak memungkinkan karena firewall atau NAT yang ketat. Chat AIoT mengoperasikan server TURN sendiri di sugenxos.cloud:3478 dan 5349.
TWA
Trusted Web Activity
Cara untuk membungkus PWA menjadi APK Android menggunakan Chrome Custom Tabs. TWA memungkinkan PWA dipublikasikan ke Google Play Store. Chat AIoT APK dibangun menggunakan TWA via PWABuilder.

— V —

VPS
Virtual Private Server
Server virtual yang berjalan di atas server fisik menggunakan teknologi virtualisasi. VPS memberikan kontrol penuh seperti server dedicated dengan harga yang lebih terjangkau. Chat AIoT menggunakan VPS Ubuntu untuk menjalankan MQTT broker dan TURN server.

— W —

WebRTC
Web Real-Time Communication
Teknologi open-source yang memungkinkan komunikasi audio, video, dan data real-time langsung antara browser tanpa plugin. WebRTC adalah fondasi utama Chat AIoT untuk komunikasi P2P terenkripsi.
WebSocket
WS / WSS
Protokol komunikasi yang menyediakan saluran komunikasi full-duplex melalui koneksi TCP tunggal. MQTT over WebSocket (WSS) digunakan Chat AIoT untuk komunikasi real-time yang bisa menembus firewall yang memblokir port non-standar.
WiFi
Wireless Fidelity
Teknologi jaringan nirkabel yang memungkinkan perangkat terhubung ke internet tanpa kabel. ESP32 memiliki modul WiFi 2.4GHz bawaan yang mendukung standar 802.11 b/g/n.